Bagaimana cara menemukan situs Anda melalui Mesin Pencari Situs


Dalam pencarian situs di Google dan mesin pencari situs lainnya, seringkali kita hanya mengeceknya dengan mengetik alamat situs kita. Setelah melihat situs kita keluar di hasil pencarian, kemudian kita langsung merasa puas.


Namun seringkali cara ini bukanlah cara yang baik untuk memeriksa keberadaan kita di internet.  Mesin-mesin pencari situs biasanya menampilkan situs-situs yang mereka anggap paling relevan dan berguna bagi penggunanya.


Seringkali calon klien itu belum mengetahui nama bisnis Anda.
Anda akan mengharapkan calon klien menemukan bisnis/layanan Anda berdasarkan keahlian Anda, bukan berdasarkan nama bisnis Anda.  Walaupun demikian, jika nama bisnis Anda sangat orisinil, bisa jadi akan ditemukan melalui namanya.


Bagaimana cara memeriksa keberadaan Anda di internet melalui Google dan mesin pencari situs lain?

Dalam proses mempromosikan situs, Anda perlu mengecek keberadaan situs Anda dengan mempergunakan kata kunci dan kalimat-kalimat yang ada di dalam situs Anda dalam pencarian di Google dan mesin pencari situs lainnya. 

Mesin pencari situs akan terus menerus mencoba untuk memberikan jawaban yang relevan dan ada gunanya bagi pengguna internet.  Apa yang Anda lakukan ketika membuat situs Anda, sama dengan tujuan mesin-mesin pencari situs. 


Jika Anda mengutamakan kepentingan pembaca, Google juga akan mementingkan keperluan Anda.


1. Gunakan kata-kata yang kira-kira akan dipergunakan oleh calon klien Anda. 

Pada umumnya, pencarian melalui nama bisnis atau alamat situs tidak akan ada gunanya, kecuali kalau Anda mempromosikan merek (“brand”) dari produk Anda.  Jika Anda mengetik nama brand Anda, dan namanya cukup orisinal (belum ada yang memakainya), kemungkinan besar akan keluar di daftar teratas di hasil pencarian Google.

Tulis 5 atau 6 kata atau kalimat yang Anda perkirakan pengguna internet akan gunakan dalam mencari situs Anda di mesin pencari situs.

Dengan menggunakan kalimat/kata-kata inilah Anda bisa mengetes bagaimana keberadaan situs Anda sebagai hasil pencarian di mesin pencari situs.  Jika Anda sudah mengikuti panduan menulis di situs web, Anda seharusnya sudah memahami apa kalimat/kata-kata yang dimaksud.

Perhatikan 5 situs yang keluar di urutan teratas usulan Google, Yahoo, Bing dan bandingkan posisi situs Anda di mesin-mesin pencari situs tersebut.  Jika situs Anda masih baru, Anda perlu mengeceknya seminggu sekali selama sebulan sebelum Anda membuat perubahan terhadap situs Anda. 


2. Sebelum mengecek pencarian, refresh browser Anda dulu.  Google biasanya akan memasukkan situs-situs yang baru saja Anda kunjungi sebagai referensi terhadap usulan yang akan ditampilkan terhadap pencarian Anda.  “Cache” browser Anda akan mempengaruhi penempatan posisi situs, sehingga proses pencarian akan cenderung memberikan hasil yang positif terhadap situs Anda.  Dalam mengetes Google, sebaiknya Anda gunakan browser yang berbeda dari browser yang Anda gunakan untuk mengelola situs Anda.  Saran lain adalah dengan menyetel setingnya kepada modus pribadi (private mode) agar browsernya tidak menyimpan informasi yang pernah Anda pakai di dalamnya, sehingga Anda akan selalu mempergunakan browser yang “bersih”. 

3. Buat sedikit perubahan di situs anda kemudian tunggu beberapa waktu.  Jika Anda ingin merubah isi situs agar sesuai dengan kecenderungan pengguna internet, ingatlah bahwa mesin pencari situs membutuhkan waktu dalam menemukan perubahan yang ada, dan akan membutuhkan waktu yang lebih lama lagi dalam mengimplemetasikan perubahan sewaktu menangani pencarian yang dilakukan oleh pengguna internet.  Patokan yang cukup baik adalah dengan mengecek posisi situs Anda di hasil pencarian Google setiap dua minggu sekali dan menunggu selama 2 minggu ini sebelum mengambil kesimpulan terhadap hasil perubahan yang dilakukan.  Buat sedikit perubahan, periksa dengan teratur dan perhatikan apa yang terjadi adalah langkah yang lebih baik daripada membuat sekaligus perubahan besar setiap minggu. Berikan waktu yang secukupnya kedalam proses ini.

4. Sekali atau dua kali setahun, ada baiknya Anda menganalisa kembali dan membandingkan daftar pertanyaan yang Anda buat di awal penulisan situs dengan hasil-hasil yang Anda temukan dari pencarian di Google. Jika Anda mengikuti perubahan posisi situs Anda di hasil pencarian Google dalam jangka waktu satu tahun, Anda akan bisa mempertimbangkan apakah perlu dilakukan penambahan atau perubahan terhadap isi halaman situs Anda.  Anda juga akan menemukan pemahaman baru terhadap kata kunci atau ekspresi yang sebaiknya dipakai di situs Anda.

Mengoptimalkan fungsi situs agar muncul di hasil pencarian Google akan merupakan proses yang panjang.  Anda tidak bisa berharap bahwa situs Anda akan langsung muncul di urutan teratas Google hanya karena Anda baru saja membuat perubahan sehari sebelumnya.  Agar situs Anda dapat ditemukan dan diusulkan oleh mesin pencari situs, Anda perlu mempromosikannya di internet melalui saran-saran yang dianjurkan di situs ini.